Ini Dia 5 Mega Proyek Nasional yang Gagal di Indonesia

Ya, kalian harus tahu bahwa adanya mega proyek dapat menjadi salah stau pendukung suatu negara tersebut agar dapat membuat suatu negara tersebut menjadi negara yang maju. Seiring dengan perkembangan zaman, beberapa syarat untuk menjadikan negar tersebut maju salah satunya adalah dengan cara pembangunan mega proyek yang nantinya dapat menunjang perkembangan infrastruktur negara tersebut.

Baca juga : 5 Pembangunan Mega Proyek yang Mengerikan di Dunia

Berikut ini adalah beberapa refrensi untuk anda mengenai 5 mega proyek di Indonesia yang gagal direalisasikan.

  1. Lahan gambut Sejuta Hektar

Adanya mega proyek ini sempat direncanai untuk dibangun di daerah Kalimantan Tengah. Tujuan utama diadakannya mega proyek ini adalah untuk mengkonversikan hutan rawa gambut agar dapat menjadi sawah guna dapat mempertahankan swasembada pangan yang ada di daerah Kalimantan Tengah yang telah dicapai sekitar pada tahun 1984 lalu. Namun ternyata, adanya mega proyek ini malah membuat berbagai macam masalah dan membentuk berbagai dampak negatif, sehingga hal ini menimbulkan berbagai keresahan dan permasalahan di lingkungan sosial ekonomi dan akhirnya pembangunan mega proyek ini dihentikan.

  1. Menara Jakarta

Seduai dengan namanya, menara ini dahulunya sempat dicanangkan untuk dibangun di daerah jakarta Pusat tepatnya di Kemayoran. Sempat direncanakan bangunan ini nantinya akan memiliki ketinggian sekitar 558 m dan akan menjadi salah satu menarayang berdiri bebas tinggi di belahan bumi selatan. Pekerjaan ini awalnya digerakkan sekitar tahun 1997, tetapi pada akhirnya diberhentikan karena adanya krisis ekonomi Asia.

  1. Mobil Timor

Dahulu kita pastinya mengetahui bahwa Timor adalah bagian dari milik negara kita. Sebelum maraknya mobeil ESEMKA, dulu negara Indonesia pernah memproduksi mobil timor. Tetapi, sebenarnya Timor ini bukanlah sepenuhnya milik kita melainkan adanya kerjasama dengan KIA Korea dan kemudian dimodifikasi kembali. Namun akhirnya, proyek ini gagal karena ada banyaknya masalah seperti politik, krisis dan berbagai masalah yang lain sebagainya. Indonesia pun tidak punya pablik spare part yang kuat contohnya seperti Honda, Daihatsu mauoun Toyota. Sehingga akhirnya gagasan ini tinggal kenangan saja.

  1. IPTN

Pada tanggal 26 April 1976, sang bapak BJ Habibie beserta PT. Industri Pesawat Terbang Nurtanio menggagas sebuah mega proyek yang bernama IPTN. Kemudian, IPTN ini sempat berubah nama menjadi Dirgantara sekitar tanggal 24 Agustus 2000. Dirgantara Indonesia memproduksi banyak jenis pesawat dan pastinya juga helikopter, senjata dan berbagai lainnya. Dirgantara Indonesia juga menyediakan jasa pemeliharaan dan pelatihan untuk mesin- mesin pesawat. Tetapi lambat laun, karena saat itu dinilai bahwa mereka tidak mampu membayar kompensasi dan manfaat pensiun serta jaminan hari tua kepada para mantan karyawannya maka Dirgantara Indonesia dinyatakan Paitlit. Namun, sekitar tanggal 24 Oktober 2007, keputusan paitlit ini dicabut. Walaupun dicabut ternyata DI masih mengalami masalah keuangan.

  1. Pendudukan Indonesia di Timor Timur

Proyek ini adalah salah satu proyek dapat dibilang memiliki kegagalan yang sangat besar. Tetapi, Timor Timur ini pada akhirnya menjadi negara merdeka pada tahun 2002, sebagai hasil referendum yang diadakan oleh Presiden Indonesia pada tahun 1999 oleh B.J Habibie.

Ini Dia 5 Mega Proyek Nasional yang Gagal di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *